- Published in
- Proceeding Biology Education Conference: Biology, Science, Enviromental, and Learning
- Date
- 2019-11-01
- Volume / pages
- vol. 16, no. 1, pp. 295-301
- Topics
- Traditional medicine, Chemistry, Medicine
- Authors
- Whika Febria Dewatisari, Adisti Yuliastrin
Abstract
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kandungan fitokimia, mengukur aktivitas antibakteri, konsentrasi efektif, dan pengaruh peningkatan konsentrasi ekstrak etanol dari daun C. frustescens L terhadap daya hambat pertumbuhan bakteri Staphylococcus aureus, Escherichia coli dan Pseudomonas sp . Pengujian aktivitas antibakteri menggunakan metode sumur difusi. Parameter yang diukur adalah besarnya diameter daya hambat/zona bening yang terbentuk. Hasil uji aktivitas antibakteri dianalisis dengan metode one way anova dilanjutkan dengan uji Duncan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa konsentrasi ekstrak 80; 90; dan 100% telah memberikan aktivitas daya hambat pertumbuhan bakteri uji. Konsentrasi ekstrak etanol daun C. frustescens L yang paling efektif adalah 80% untuk bakteri S. aureus, 90% untuk Pseudomonas sp, dan 100% untuk E. coli dimana zona hambat berturut-turut adalah 2.94 cm, 2.14 cm, dan 1.58 cm. Ekstrak Daun C. frustescent L. mengandung zat aktif berupa alkaloid, flavonoid, triterpenoid steroid, fenol, tetapi tidak terbukti mengandung saponin.
Cite this work
Whika Febria Dewatisari, Adisti Yuliastrin. AKTIVITAS ANTIBAKTERI EKSTRAK ETANOL DAUN CABE RAWIT PUTIH (Capsicum frutescens L). (2019). Proceeding Biology Education Conference: Biology, Science, Enviromental, and Learning, 16(1), 295-301.
Metadata source: openalex. Last synced 2026-09-12.